KRAKATAU POSCO Dorong Talenta Muda Industri Lewat Program Magang Bersama Untirta
KRAKATAU POSCO bersama anak perusahaannya, KPSE Services Indonesia (KPSE), terus memperkuat upaya dalam pengembangan talenta muda industri melalui penyelenggaraan Program Youth Training Magang bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Auditorium Dekanat Fakultas Teknik Untirta, Cilegon, pada Senin (20/4). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara KRAKATAU POSCO dan Untirta yang telah terjalin sejak 2024, sebagai bagian dari sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja.
Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Direktur KPSE Services Indonesia, Edwin Sumiroza, bersama Dekan Fakultas Teknik Untirta, Prof. Dr. Jayanudin, S.T., M.Eng., serta disaksikan oleh Direktur HR & GA KRAKATAU POSCO, Iip Arief Budiman, dan jajaran manajemen. Kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol kemitraan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, KPSE turut menandatangani perjanjian kerja sama magang dengan enam peserta terpilih yang telah melalui proses seleksi pada 15 April 2026, terdiri dari lima lulusan Teknik Mesin dan satu lulusan Teknik Industri.
Program magang yang merupakan bagian dari inisiatif CSR Youth Training tahun 2026 ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis sekaligus meningkatkan kompetensi teknis peserta di berbagai bidang, antara lain pelatihan alat berat dan kendaraan, preventive maintenance, pemeliharaan gedung dan perkantoran, hingga administrasi dan operasional HR & GA.
Direktur KPSE Services Indonesia, Edwin Sumiroza, menyampaikan bahwa para peserta magang tidak hanya akan mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga pembekalan yang komprehensif selama program berlangsung. “Peserta magang akan mengikuti program selama enam bulan dan dilibatkan langsung dalam kegiatan operasional di lapangan. Mereka juga akan dibekali sertifikasi K3 sebagai bagian dari standar keselamatan kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa KPSE sebagai perusahaan jasa pendukung industri terus berupaya meningkatkan kualitas operasional, termasuk dalam pengelolaan fasilitas dan lingkungan. “Kami mengelola berbagai aspek operasional, termasuk penggunaan alat berat dan pengelolaan limbah. Ke depan, kami akan terus mengembangkan konsep circular economy, seperti biomassa, dan pengolahan plastik sebagai sumber energi, dimana tentunya hal ini guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar,” tambah Edwin.
Lebih lanjut, ia berharap kerja sama dengan Untirta tidak hanya berhenti pada program magang, tetapi juga berkembang ke arah riset dan pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dari sisi akademisi, Dekan Fakultas Teknik Untirta, Prof. Dr. Jayanudin, S.T., M.Eng., menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan. “Kami berharap program ini dapat menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, sehingga ketika lulus mereka sudah memahami dunia kerja secara nyata. Program ini tentu akan membawa manfaat besar bagi mahasiswa kami,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan industri dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan di dunia profesional.
Sementara itu, Direktur HR & GA KRAKATAU POSCO, Iip Arief Budiman, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menjawab tantangan sosial di wilayah industri, khususnya di Cilegon. “Isu sosial seperti tingginya tingkat pengangguran di daerah industri menjadi perhatian kami. Padahal, industri di Cilegon memiliki potensi yang sangat besar. Melalui program ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar masyarakat lokal dapat lebih terserap dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa KRAKATAU POSCO terbuka untuk bersama-sama mengembangkan berbagai program bersama pemangku kepentingan, khususnya yang memberikan prioritas bagi masyarakat Cilegon.
Melalui program ini, KRAKATAU POSCO menegaskan perannya tidak hanya sebagai produsen baja terkemuka, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mencetak talenta muda yang kompeten dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung pertumbuhan industri di wilayah Banten dan nasional.
Ke depan, KRAKATAU POSCO akan terus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam pengembangan masyarakat dan peningkatan daya saing industri nasional.