Krakatau Posco | News & Events -

Contact
© 2019 Krakatau Posco

article thumb

Mencetak Generasi Baja Tangguh melalui New Gen sebagai Pilar Masa Depan KRAKATAU POSCO

Sebagai perusahaan baja terintegrasi yang terus berkembang dan berdaya saing global, KRAKATAU POSCO berkomitmen memastikan setiap talenta baru mendapatkan proses onboarding yang terstruktur, sistematis, dan berdampak nyata terhadap kinerja. Melalui program “New Gen: Shaping KRAKATAU POSCO’s New Generation”, karyawan professional hire dipersiapkan untuk mampu beradaptasi secara cepat, memahami standar operasional dan budaya kerja perusahaan, serta memberikan kontribusi optimal sejak awal masa kerja. Program ini bukan sekadar proses orientasi, melainkan langkah strategis untuk membentuk generasi baru yang siap mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan.

Program diawali dengan sambutan dari HR&GA Director, Bapak Iip Arief Budiman, yang menegaskan bahwa generasi baru memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan operasional dan meningkatkan daya saing perusahaan di industri baja nasional maupun global. Setiap individu yang bergabung membawa pengalaman, kompetensi, serta potensi yang perlu diselaraskan dengan standar, nilai, dan budaya perusahaan agar tercipta sinergi yang kuat dan produktif. Penyelarasan ini menjadi fondasi penting agar proses integrasi berjalan efektif dan berdampak pada kinerja jangka panjang.

Sebanyak 25 karyawan profesional pada level operator mengikuti program ini selama kurang lebih tiga bulan dengan pendekatan pengembangan 70-20-10. Kerangka pembelajaran ini dirancang untuk memastikan keseimbangan antara pembekalan dasar, pengalaman langsung di lapangan, serta pendampingan intensif. Fokus pengembangan mencakup kompetensi inti perusahaan, penguatan perilaku kerja profesional, serta peningkatan kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing.

Pada tahap awal, peserta mengikuti General Orientation yang dilaksanakan pada 9–13 Februari 2026. Dalam fase ini, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai profil dan arah strategis perusahaan, core values dan budaya kerja, kebijakan Human Resources, etika bisnis, hingga sistem keamanan informasi dan korporat. Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan juga diperkenalkan melalui penerapan sistem 3S sebagai bagian dari pengelolaan area kerja dan limbah yang bertanggung jawab. Pembekalan ini bertujuan membangun pemahaman yang utuh mengenai standar dan tata kelola perusahaan sebelum peserta terjun langsung ke lingkungan operasional.

Di lingkungan industri baja yang memiliki tingkat risiko tinggi, aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama yang harus diinternalisasi sejak hari pertama. Safety bukan sekadar materi pelatihan, melainkan nilai dasar yang melekat dalam setiap aktivitas kerja. Peserta mengikuti safety induction, pelatihan first aid, serta fire and emergency response untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi risiko di lapangan. Dengan pemahaman ini, setiap karyawan diharapkan mampu bekerja secara disiplin, patuh terhadap prosedur, serta memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan diri dan rekan kerja.

Selain pembekalan nilai dan keselamatan, peserta juga mendapatkan penguatan teknis dasar melalui Basic Facility Management yang mencakup lubrication, mechanical element, facility diagnosis, general electrical, serta pemahaman Piping & Instrumentation Diagram (P&ID). Materi ini menjadi fondasi penting dalam memahami sistem dan peralatan operasional sebelum memasuki fase praktik langsung di area kerja.

Sejak 18 Februari 2026, peserta memasuki tahap On The Job Training sebagai porsi terbesar dalam pendekatan 70-20-10. Pada fase ini, pembelajaran berlangsung secara nyata melalui keterlibatan aktif dalam aktivitas operasional sesuai fungsi masing-masing. Peserta tidak hanya mengamati, tetapi turut terlibat dalam proses kerja sehari-hari sehingga mampu mengaplikasikan teori dalam situasi aktual, memahami alur proses produksi secara komprehensif, serta mengasah ketelitian dan tanggung jawab profesional. Seluruh proses pengembangan dimonitor secara sistematis melalui evaluasi mingguan, dua mingguan, mid program review, hingga evaluasi akhir, sehingga perkembangan peserta dapat terukur dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Dalam setiap aktivitas operasional, penerapan standar safety tetap menjadi prioritas utama sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan.

Selama menjalani On The Job Training, peserta juga mendapatkan pendampingan melalui mentoring dan coaching sebagai bagian dari 20 persen penguatan pembelajaran. Pendampingan ini membantu mempercepat proses adaptasi, memperdalam kompetensi teknis, serta membangun pola pikir profesional yang berorientasi pada solusi dan perbaikan berkelanjutan. Interaksi dengan mentor memberikan ruang diskusi, refleksi, dan umpan balik konstruktif yang mendukung pengembangan individu secara menyeluruh. Selain kompetensi teknis, penguatan soft skills seperti komunikasi, kolaborasi tim, serta integritas kerja turut menjadi perhatian agar peserta tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga matang dalam perilaku profesional.

Melalui New Gen, KRAKATAU POSCO menunjukkan komitmen nyata dalam menyiapkan generasi baru yang kompeten, adaptif, dan menjunjung tinggi keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Dengan fondasi pembelajaran yang kuat, pengalaman langsung di lapangan, serta pendampingan berkelanjutan, para peserta diharapkan mampu menjadi kontributor strategis yang memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Program ini menjadi wujud investasi jangka panjang perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri baja yang terus berkembang.